Tahun kemaren,aku dan keluarga merayakan Idul Fitri di Surabaya,lebaran pertama aku dan teman-temanku pergi silatuhrami ke rumah guru-guru dan tetangga,sedangkan lebaran kedua aku dan teman-temanku pergi ke salah satu tempat wisata yang ada disana,yaitu “Pelabuhan Perak”.
Karena rumah kami berjauhan,kami memutuskan untuk berkumpul di Pelabuhan Samudra tersebut pukul 10.00,dan kebetulan rumahku lebih dekat dengan Pelabuhan dibandingkan rumah teman-temanku,aku pun sampai disana duluan.Aku sangat kecewa,karena disana aku tidak menemukan satupun temanku.
Untuk menghilangkan rasa penat serta rasa kecewa yang aku rasakan,akupun mencari tempat berteduh,di bawah pohon yang rindang ada sebuah bangku panjang,di sana sudah ada seorang laki-laki yang tengah asyik dengan makanannya,akupun menghampirinya,lalu berkata “Bolehkah saya duduk disini?”karena mulut laki-laki itu penuh dengan makanan,dia hanya menjawab dengan anggukan lalu bergeser sedikit ke kanan.
Akupun duduk dan menghubungi teman-temanku,ternyata temanku terjebak hujan dan mereka sedang berteduh,setelah itu aku mencoba menghubungi temanku yang lain.Ketika aku sedang asyik bercerita dengan temanku lewat telepon,temanku yang yang bernama Fitri datang,dan aku takut jika dia tidak melihatku,spontan akupun berlari dan berteriak memanggilnya,baru beberapa langkah aku berlari dari bangku tersebut,tiba-tiba laki-laki yang disebelahku tadi jatuh terjengkang,kepala dibawah,kaki diatas,dan semua makanan yang ada di mulutnya menyembur semua.
Aku kaget melihatnya,rasa bersalah berbaur geli bercampur aduk dalam tubuh ku,karena rasa geli yang lebih dominan pada diriku,akupun meminta maaf sambil tertawa,laki-laki itu berdiri,lalu melengos pergi dengan wajah kesal,mungkin dia malu karena bukan hanya aku yang melihatnya melainkan,semua orang yang ada di sana.
Akupun,membalikkan tubuhku dan melangkah pergi dengan perasaan bersalah,aku tidak yakin dia mau memaafkan aku,aku hanya berharap dia mau memaafkanku,semuanya kuserahkan dengan Allah SWT


0 komentar:
Posting Komentar