Aku berumur 16 tahun. Hari ini adalah hari ketiga sebelum hari raya, tapi
hari ini aku sedih, aku tidak boleh berpuasa karena, hari ini aku sedang sakit.
Waktu aku bangun tidur pukul 03.30 badanku panas, dan menggigil, rasanya aku
lemas sekali. Setelah itu orangtuaku berkata, “Intan, sebaiknya kamu istirahat
saja tidak usah puasa dulu nanti, puasanya diganti lain waktu!”. Meskipun aku
sempat membantah ingin bepuasa tapi, aku sadar apabila tindakanku itu salah,
lalu aku menuruti apa perintah orangtuaku karena, aku ingin cepat sembuh supaya
aku bisa berpuasa lagi. Setelah pukul 06.00,aku sarapan pagi, dan minum obat,
meskipun rasanya tidak enak untuk ditelan, dan tidak enak karena, hanya aku
yang tidak berpuasa.
Waktu terus berjalan sedangkan, tidak ada pekerjaan yang bisa aku lakukan
jadi, lebih baik aku membaca buku saja sambil mengisi waktuku yang kosong.
Tidak lama setelah membaca buku, Ibuku berkata, “Hari ini saudara sepupumu yang
dari Semarang akan datang ke Surabaya, dan singgah di rumah nenek”. Mbak Pipit
ya, yang mau datang kesini, “kata adikku yang bernama Alsya”, ya mbak Pipit
akan datang kesini, “kata ibuku”. Pipit adalah nama saudara sepupuku yang akan
datang ke Surabaya, aku, dan adikku sangat senang apabila saudara sepupuku akan
datang ke Surabaya karena, dia adalah sepupuku yang paling dekat denganku, dan
karena dia juga sebaya denganku.
Setelah itu pukul 14.00 saudara sepupuku sudah sampai di rumah nenek. Aku
dan adikku senang sekali karena mereka sampai di rumah nenek dengan selamat.
Keesokan harinya aku ikut berpuasa tapi, setelah makan sahur aku minum obat.
Setelah pukul 09.45 saudara sepupuku yang dari Semarang itu datang ke rumah ku,
aku sangat senang sekali, dia datang bersama ibunya, dan kakaknya yaitu,
“budheku, dan kakak sepupuku”, lalu aku, adikku, dan sepupuku itu bermain-main.
Setelah maghrib kami semua sholat maghrib berjamaah, lalu buka puasa bersama,
aku sangat senang sekali karena, jarang-jarang aku bisa buka puasa
bersama-sama. Setelah berbuka puasa, aku mengajak saudaraku untuk sholat
Tarawih di masjid dekat rumahku. Setelah selesai sholat, orangtuaku
mengantarkan saudaraku untuk pulang ke rumah nenek.
Keesokan harinya, aku bangun pukul 03.15 untuk makan sahur bersama
orangtuaku, sambil menonton televisi sejenak untuk hiburan. Acara televisi yang
selalu aku lihat bersama orangtuaku waktu makan sahur adalah film “Yuk Kita
Sahur” di RCTI, karena, acaranya sangat menghibur. Setelah itu aku membatu ibu
untuk membersihkan rumah. Sesudah itu aku ingin menggambar, karena menggambar
adalah salah satu kegiatan kesukaanku, setelah menggambar aku mewarnai
gambaranku, waktu aku mewarnai gambaranku tiba-tiba gambaran langit aku dicoret
sama adikku dengan warna hitam, lalu aku berkata, “kenapa alsysa langitnya kamu
coret pakai warna hitam”, biar langitnya mendung mbak, “kata adikku”, lalu aku
berkata, “sudah mendingan gambarannya buat kamu saja”, ye… Terima kasih ya
mbak, “kata adikku”.
Sesudah azan magrib, aku sholat magrib, lalu aku berbuka puasa sambil
menonton televisi, waktu aku menonton televisi, ternyata ada sidang isbat yang
akan dimulai, setelah selesai sidang isbat ternyata, 1 Syawal 1434 H, jatuh
pada hari Kamis, 08 Agustus 2013 besok. Waktu mendengar berita itu aku sangat
senang sekali, kalau besok itu 1 Syawal 1434 H, apalagi Hari Raya Idul Fitri
besok dirayakan serentak, pasti besok ramai sekali, malam ini saja di langit
atas rumahku banyak kembang api berbunyi dan bertebaran, lalu aku menyiapkan
pakaianku yang akan dipakai untuk sholat Idul Fitri besok.
Hari ini aku bangun pukul 04.25, untuk bersiap-siap untuk sholat Idul Fitri,
tapi orangtuaku tidak bisa ikut sholat bersamaku jadi, aku sholat Idul Fitrinya
bersama sepupuku, lalu aku diantarkan oleh ayahku ke rumah nenekku untuk sholat
Idul Fitri bersamanya. Setelah sampai di rumah nenek ternyata, saudaraku sudah
bersiap-siap untuk sholat Idul Fitri, lalu aku segera bargegas bersama
saudaraku untuk sholat bersama di Gelora 10 November. Setelah sampai di Gelora
10 November, aku dan saudaraku segera mengambil tempat, dan bersiap-siap untuk
sholat. Setelah sholat kami mendengarkan ceramah sejenak. Sesudah sholat dan
mendengarkan ceramah aku diajak saudaraku untuk membeli sate ayam, untuk
dimakan bersama di rumah.
Setelah sampai di rumah ternyata, orangtuaku beserta adikku sudah sampai di
rumah nenek, lalu aku beserta orangtuaku, dan saudara-saudara sepupuku semuanya
sudah berkumpul dan saling bermaaf- maafan. Lalu aku minta maaf, dan sungkeman
kepada kakek, nenek, dari ibuku, dan sungkeman kepada kedua orangtuaku, rasanya
aku terharu, dan sedih sekali karena, aku sudah banyak dosa kepada kedua
orangtuaku. Dan aku senang sekali karena, aku bisa bermaaf-maafan dengan
orang-orang di sekelilingku dengan perasaan tulus dan ikhlas.
Setelah itu giliran aku ke rumah kakek, dan nenekku yang dari ayahku.
Setelah sampai disana saudara-saudara sepupuku juga sudah berkumpul disana,
lalu aku, dan orangtuaku langsung sungkeman kepada kakek dan nenek, dan
maaf-maafan kepada semuanya disana, aku senang sekali karena juga bisa
bermaafan disini dengan tulus. Lalu orangtuaku berbincang-bincang bersama kakek
dan nenek, sedangkan aku disuruh makan bersama, saudara-saudara sepupuku, lalu
bermain-main.
Setelah cukup lama bermain, adikku meminta untuk ke rumah nenek, dan kakek
dari ibu, untuk bermain bersama mbak Pipit, saudara sepupuku. Lalu kami pergi
ke rumah kakek, dan nenek dari ibu, disana banyak tetangga yang silatuhrahmi.
Disana aku dan adikku juga bermain-main dengan saudara-saudara sepupuku. Tak
terasa waktu sudah malam, lalu aku, adikku, dan orangtuaku pulang ke rumah.
Keesokan harinya aku bangun pukul 04.45 lalu, membantu ibu bersih-bersih
rumah. Hari ini saudaraku sepupuku yang dari Semarang pulang ke rumahnya di
Semarang, awalnya aku merasa kesepian, karena tidak ada dia. Tapi aku yakin, di
lain waktu nanti dia akan kesini lagi, lagi pula aku kan bisa saling mengirim
pesan dengannya. Setelah pukul 08.10 ternyata ada tetangga di sekitar rumah
yang bersilatuhrahmi, aku senang sekali karena, jarang-jarang ada tetangga yang
bersilatuhrahmi di rumah.
Setelah itu aku, kedua orangtuaku, dan adikku, beserta saudara sepupuku
bersilatuhrahmi ke rumah saudara jauhku, yang sudah sangat akrab, dengan kakek,
dan nenekku. Disana aku dan semuannya saling bermaafan, lalu aku bermain-main
di taman dekat rumah saudaraku itu.
Setelah dari rumah saudara jauhku, aku pergi ke rumah saudara sepupuku.
Disana aku diajak untuk bermain sepeda. Setelah bermain sepeda aku diajak untuk
bersilatuhrahmi ditetangga disekitar rumah sepupuku itu. Awalnya aku menolaknya
tapi karena, dibujuknya dengan alasan meningkatkan tali silatuhrahmi akhirnya
aku mau. Waktu aku berkunjung ke rumah tetangganya saudaraku itu, bersama
saudaraku, ternyata tetangganya saudaraku itu mudah akrab ya denganku, aku
senang sekali, karena bertambah banyak orang yang ada di sekelilingku, hanya
karena silatuhrahmi. Oleh karena itu aku ingin sekali untuk menjaga tali
silatuhrahmi dengan orang di selelilingku.
Setelah selesai bermain di rumah saudaraku, aku pulang ke rumah. Karena aku
sangat lelah aku langsung tertidur waktu sampai di rumah.
Aku senang sekali karena, dengan Hari Raya Idul Fitri ini orang-orang di
sekelilingku saling berkumpul bersama di suatu tempat, dan aku biasa saling
meminta maaf, dengan tulus dan iklas, dengan perasaan yang penuh dengan rasa
bersalah. Dan pada Hari Raya Idul Fitri ini aku bisa menambah banyak teman, dan
menguatkan tali silatuhrahmi.
Pada intinya, Hari Raya Idul Fitri kali ini, sangat mengesankan, dan
menyenangkan untukku, dan semuannya.
Sabtu, 13 September 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blogroll
Introduction
Labels
Labels
Blogger news
bintang
Blogger templates
http://i44.photobucket.com/albums/f13/LONG65/Element2.gif
http://i44.photobucket.com/albums/f13/LONG65/Element2.gif
Diberdayakan oleh Blogger.
Labels
Labels
Ads 468x60px
Blog Archive
-
▼
2014
(49)
-
▼
September
(20)
- Gunung Geger
- Pulau Ajaib
- Api tak kunjung padam
- Pemandian Sungai Tunjung - Burneh
- Mercusuar bangkalan
- Waduk klampis
- Wisata Hutan Kera Nepa
- Pantai rongkang
- Pantai Siring Kemuning
- Pantai slopeng
- Sepedaku yang pertama
- Tidak sengaja
- Naik pesawat,,,Bikin merinding
- Belajar Sepeda motor,,,,MENYAKITKAN !
- Meninggalkan masa merah putih
- Teman penghianat
- Nenek,,,,Aku datang !!!
- Hadiah yang Hilang
- Idul Fitri It's oke
- Pertama Masuk MTs
-
▼
September
(20)


0 komentar:
Posting Komentar