Kamis, 11 September 2014

Pertama Masuk MTs

Pertama Masuk MTs

Saat aku lulus dari SDN kesayanganku, qhu bingung mau lanjutkan kemana. aku bilang ke orang tuaku untuk konsultasi, ternyata orang tuaku menyuuh untuk masuk MTs. setelah aku pikir-pikir, Ternyata gak ada salahnya juga aku masuk ke MTs.Apalagi kalau melihat Danem.

Lulus dengan Nilai yang kurang memuaskan, sempat membuat aku down pake banget. Gimana nggak cobak, pas masih Try out jumlah nilai aku adalah yang paling tinggi di kelas. Eh, pas UN-nya malah jeblok. Yah, inilah salah satu minus UN, nilai rapot bagus dari kelas 4 sampek kelas 6, tapi berbeda dengan nilai UN aku yang hanya 22,45.

Nilai UN rendah, hancurlah harapan aku buat bisa masuk ke sekolah favorit. Tapi hati kecil aku tersadar melihat cahaya terang dan cahaya itu bertuliskan “Masuklah ke  MTs J ”. Bapak sama Ibu aku sempat membawa aku ke salah satu SMP di Bangkalan, tapi aku gak mau karena temen-temen aku rata-rata masuk ke SMP itu juga *terutama yang brandal*. Makanya aku nolak dan milih MTs sebagai lahan untuk aku memulai lembar baru dan menulis pengalaman baru disana.

Beda dengan sekolah yang lain, MTs memilih siswanya tidak hanya dari nilai UN saja, tapi juga melalui uji tes tulis yah… tentang agama dan pelajaran lainnya. Tapi itu tidak membuat semangat aku ciut. Hal itu dikarenakan selain di SD, aku juga menempuh ilmu di Madrasah di deket rumah. Jadi masalah agama, itu seperti makanan sehari-hari bagi aku. Apalagi keluarga dan daerah di sekitar rumah yang masih kental dengan keyakinan agama…

Saat tes, aku dianter sama Ibu aku, dan parahnya aku gak bawak apa-apa pas tes itu, buku gak bawa, pulpen gak bawa, bingunglah kami disitu. Tapi akhirnya ibu aku dapet pinjaman pulpen dari orang tua temen yang duduk sebangku sama aku. Dari situlah aku dapet satu temen baru di sekolah baru.

Tes masuk pun terlewati dengan mulus semulus kecenya muka aku :D . Dan pada akhirnya aku sekarang resmi jadi siswa MTs. 

Nah ini dia, hari pertama masuk sekolah… seragam baru, sepatu baru, tas baru, buku baru, uang jajan pun baru  . Nyampek di depan gerbang aku cium tangan sama Bapak aku yang sudah berjasa mengatarkan aku di hari pertama sekolah  , aku pun melangkah yakin memasuki gerbang sekolah, dan setelah masuk  keringet aku mulai bercucuran. Bukan karena aku lagi beruji nyali tapi karena aku gak tau mau ngomong sama siapa. Gak ada yang aku kenal. Alhasil jadilah aku dengan muka polos rada-rada pe’ak duduk sendirian cuman ngeliatin anak-anak yang lain pada becanda dengan riang bersama teman-teman mereka.

Di MTs Ternyata Tidak seburuk yang aku pikirkan, MTs mengajarkan aku tentang arti kehidupan yang sesungguhnya.SEKIAN


0 komentar:

Posting Komentar

Blogroll

Introduction

Blogger news

bintang

Blogger templates

http://i44.photobucket.com/albums/f13/LONG65/Element2.gif

Kursor

Wavy Tail
http://i44.photobucket.com/albums/f13/LONG65/Element2.gif
Diberdayakan oleh Blogger.

Ads 468x60px

Followers

Featured Posts

 
Copyright © 2010 DUMOC'S EVOLUTION 69 | Design : Noyod.Com