Sore itu aku sedang bermain sepeda bersama Ria. Pada saat itu aku
belum kenal dengan Diva Cs. Sahabatku pada saat itu hanya Ria. Kulihat
Diva Cs sedang bermain sepeda di komplek RBM. Kulihat mereka
berbisik-bisik.
“Eh Ria, kayaknya mereka sedang ngomongin kita” kataku pada Ria. “Zha,
kita jangan curiga dulu, mana tau mereka bukan ngomongin kita” kata Ria
mengingatkan. “Zha, aku pinjam ya sepedanya” kata Ria padaku. “Iya”.
Setelah keliling komplek Ria kembali.
“Zha, mereka mau kita bersahabat sama mereka” kata Ria, yang dimaksud
mereka adalah Diva Cs. “Kamu mau Ri?” tanyaku. “Aku sih bilang mau, tapi
terserah kamu Zha” jawab Ria. “Ya sudah deh, aku juga mau” kataku.
Seketika Diva Cs menghampiriku dan Ria. “Kak, kakak mau kan sahabat
sama kami?” tanya Anjila yang masih kelas 3 SD. “Tentu!” jawabku dan Ria
kompak. “Kak, kita main di pohon jemblang yuk!” ajak Diva yang masih
kelas 4. “AYO!! Kita balpan sepeda yuk!”. “OKE!! 123.. GO!!”.
Tak terasa kami sudah bermain 2 jam. “Diva, kakak pulang dulu ya!
Sebentar lagi kan buka puasa” kataku pamit. “Oke kak, hati-hati ya” kata
Diva.
Aku pun lalu mengayuh sepedaku, aku juga menggonceng Ria.
“Ria, rupanya mereka baik ya” kataku pada Ria. “Iya Zha. Cepet dong
bawa sepedanya nanti keburu buka puasa” omel Ria. Aku pun membawa sepeda
dengan sangaaat kencang, sampai hampir membuat Ria muntah.
Malamnya Ria memanggilku. Ia mengajakku untuk salat tarawih.
Sesampainya di masjid aku melihat ada Diva Cs. “Hay kak!” sapa
mereka. “Hy juga!”. Selesai salat tarawih, aku dan Ria menemani mereka
pulang. “Oh ya kak! Besok kami mau berenang di rumah Diva yang baru di
green residen, kakak ikut gak? Kalau ikut nanti kami panggil” Kata Icha
ketika akan masuk rumah. “Kakak ikut, ya udah ya cha, kakak pulang dulu”
kataku.
Setelah sahur, aku menuju rumah Ria untuk mengajaknya salat subuh.
Aku sampai di mesjid, disitu hanya ada Diva dan beberapa bapak-bapak
lainnya. “Lho, yang lain mana?” tanyaku. “Gak datang kak” jawab Diva.
Tak terasa adzan telah berkumandang.
Sehabis salat subuh, aku, Ria dan Diva memanggil Anjila, Icha, dan
Fia. Setelah semuanya berkumpul kami berjalan-jalan di subuh hari.
Ketika matahari akan terbit, kami semua menuju pohon jemblang. Kami
memanjat, ketika matahari terbit kami memfoto dengan handphone Ria.
Ketika pukul 08.00 kami pulang ke rumah masing-masing untuk mandi. Lalu berkumpul di pohon jemblang.
“Kak, ayo kita pergi. Kita lewat sawah aja ya. Soalnya kalau lewat jalan raya lama banget nyampe nya” kata Diva. “Okee”.
Kami pun melewati sawah. Kami foto-foto bersama. Tak disangka ada
seorang lelaki yang mengamati kami. Karena takut kami berlari hingga
Icha terjatuh. Huh! Akhirnya sampai juga. Lalu Diva segera membuka pintu
rumahnya. Kami lalu membantu Diva memompa kolam renangnya. Setelah 1
jam menunggu, akhirnya airnya sudah penuh. Kami bermain dengan ceria,
sejuknya jika berenang di bulan puasa. Hah? Berenang pas puasa? Bukannya
gak boleh? Tapi biarin lah udah terlanjur seru.
Tes.. tes bunyi rintik hujan yang lama-lama semakin deras. Apa yang
kami lakukan? Jawabannya kami tetap berenang walaupun hujan. Setelah
selesai berenang kami membilas diri. Rupanya hujan belum kunjung
berhenti akhirnya kami pun tidak jadi bilas. Kami pulang dengan
hujan-hujanan. WAH BENAR-BENAR RAMADHAN YANG PENUH CERIA!!!
Sabtu, 08 November 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Blogroll
Introduction
Labels
Labels
Blogger news
bintang
Blogger templates
http://i44.photobucket.com/albums/f13/LONG65/Element2.gif
http://i44.photobucket.com/albums/f13/LONG65/Element2.gif
Diberdayakan oleh Blogger.
Labels
Labels
Ads 468x60px
Blog Archive
-
▼
2014
(49)
-
▼
November
(20)
- Pentingnya tidur nyenyak
- 4 Tips mengatur pola makan
- Langkah-langkah untuk Rooting Android Tanpa komputer
- Cara membuat akun Blackberry
- Cara Menembus Internet Positif
- Trick Cepat Kerja dengan CorelDRAW
- Macam-macam otak
- Pidato Kesehatan
- Pidato Narkoba
- Pidato Pendidikan
- Pertengkaran yang sadis
- Cinta tak direstui
- Aku akan kembali
- Cinta penghancur segalanya
- Berawal dari Facebook
- Ramadan penuh berkah
- Cita-Cita yang tertunda
- Boneka Rusak
- Sahabat yang sesungguhnya
- Misteri Mona Dan Lisa
-
▼
November
(20)


0 komentar:
Posting Komentar